AUFKLARUNG FOR ALL
Silahkan ketik berita yang anda inginkan di kolom ini.

Selamat Datang di Aufklarung For All "Pencerahan Untuk Semua".

Informasi yang ada dalam blog ini semata-mata sebagai bentuk penyampaian uneg-uneg dan aspirasi. Semoga bisa menambah pengetahuan kita dan memberikan inspirasi kepada siapa pun yang membaca blog ini. Tulisan tidak akan lekang oleh waktu, satu goresan pena akan mampu merubah dunia bila kita menyadarinya. Semoga bermanfaat!

Tampilkan postingan dengan label Nasionalisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasionalisme. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 September 2018

Jokowi atau Prabawo, Siapa Pilihanmu?



 Perhelatan Akbar negeri ini yaitu pemilu Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan anggota DPR dan DPD akan segera digelar. Ayo tentukan pilihanmu, Jangan GolPUT ya...



 Adu Gaya Jokowi vs Prabowo Pakai Baju Daerah di Deklarasi Kampanye Damai


Sumber:https://wolipop.detik.com/readfoto/2018/09/23/105746/4224889/1555/5/adu-gaya-jokowi-vs-prabowo-pakai-baju-daerah-di-deklarasi-kampanye-damai#bigpic Klik Untuk Baca Selengkapnya

Kamis, 04 Oktober 2012

Belajar dari Sejarah (Kilas balik Tragedi G 30 S/PKI)


Oleh : W. Aryo Suseno

Tanggal 30 September 1965, 47 tahun yang lalu telah terjadi tragedi nasional, yang menjadi catatan sejarah kelam bangsa Indonesia. Tanggal 30 September 1965 tepatnya, enam jenderal Angkatan Darat gugur terbunuh oleh usaha kup yang sampai kini belum kita ketahui secara jelas, siapa yang paling bertanggung jawab mendalangi peristiwa keji ini. PKI adalah pihak yang selama ini dinyatakan bersalah sebagai pelaku kup yang bisa dikatakan gagal ini. Namun...
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Kamis, 02 September 2010

Marzuki Alie: Pidato SBY Soal Malaysia Sudah Pas

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Ketua DPR Marzuki Alie menilai konten pidato SBY tentang Malaysia di Mabes TNI sudah tepat. SBY dinilai menunjukkan ketenangan sebagai presiden dan layak diapresiasi.


"Apa yang disampaikan sudah tepat. Ya memang Pak SBY kalau mau menyampaikan menunggu waktu tidak sembarangan ngomong di mana-mana," ujar Marzuki sambil tersenyum, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/9/2010).

Marzuki menuturkan, menjadi biasnya isu konflik Indonesia-Malaysia bukan karena SBY lamban merespons. Tetapi
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Sabtu, 09 Januari 2010

Dasar Negara dan Konstitusi



A. DASAR NEGARA
Dasar Negara memiliki padanan kata Philosophische Grondslag (Belanda) yang berarti norma dasar dan Weltanschauung (Jerman) yang berarti pandangan mendasar tentang dunia.
Dasar Negara adalah...
fondasi pokok untuk menyelenggarakan Negara, yang berfungsi sebagai falsafah, pedoman hidup, pandangan hidup dan
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Jumat, 09 Oktober 2009

Batik Milik Indonesia



Karangturi Sambut Pengukuhan Batik Sebagai Warisan Budaya Dunia Bukan Benda Oleh UNESCO - Hari Jumat’ 2 Oktober 2009 adalah hari yang membanggakan bagi bangsa Indonesia sebab pada hari tersebut salah satu kekayaan yang selama ini diklaim menjadi milik salah satu negara tetangga benar-benar dikukuhkan menjadi Warisan Budaya Dunia Bukan Benda Oleh UNESCO. Pengumuman pengukuhan batik Indonesia dalam daftar representatif budaya tak benda warisan manusia atau Representative List of Intangible Cultural Heritage tersebut dilaksanakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Penetapan tersebut menjadikan batik menjadi warisan budaya Indonesia ketiga yang
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Senin, 31 Agustus 2009

Nama Indonesia, siapa penemunya?



Mumpung masih bulan Kemerdekaan, boleh dong kita tahu sejarah bangsa Indonesia ini. Boleh dong kita mengenal negeri tercinta ini lebih jauh. Yang akan diangkat pada halaman ini adalah siapa sebenarnya penemu nama Indonesia? Mungkin sudah ada yang tahu dan ada juga yang belum tahu, siapa tokoh yang satu ini.
Pada awalnya nama Indonesia muncul dalam dunia ilmu pengetahuan. Pertama-tama muncul pada
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Sabtu, 25 April 2009

Learn Politics Ethic with The Leader Of Nations



President Susilo Bambang Yudhoyono led Friday a coordination meeting on elections together with Vice President Jusuf Kalla, saying their competition in the presidential race would not disrupt the ongoing governance.

Yudhoyono walked into the meeting room at the Secretary State office with Kalla on his side. Both smiled, and were welcomed with applause from the audience, consisting of a number of Cabinet ministers particularly those dealing with political affairs and governors or their deputies from the country's 33 provinces.

The meeting came one day after Golkar Party's national meeting on
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Selasa, 28 Oktober 2008

80 Tahun Sumpah Pemuda; Sebuah Tantangan Masa

Masihkah dari kita memiliki jiwa-jiwa nasionalisme seperti jiwa-jiwa nasionalisme tahun 1928, di mana para pemuda dengan tegas menyatakan satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yaitu Indonesia.
Sumpah tersebut tidak hanya sekadar ikrar semata, namun sebuah tindakan maha hebat yang penuh risiko, sebab pada saat itu kita masih dalam cengkeraman penajajahan Belanda. Sumpah itu memang pada akhirnya melahirkan perjuangan yang tidak berkesudahan hingga kemudian Indonesia mencapai kemerdekaannya. Ya, berkat sumpah pemuda tahun 1928, kita, dari Sabang sampai Merauke, akhirnya
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Rabu, 10 September 2008

NASIONALISME PAHAM RAPUH

Oleh: Pompy

Ikatan kebangsaan (Nasionalisme). "Nasionalisme". tumbuh di tengah-tengah masyarakat, tatkala pola berfikir manusia mulai merosot. Ikatan ini terjadi ketika manusia mulai hidup bersama dalam suatu wilayah tertentu dan tidak beranjak dari situ. Ketika itu, naluri ingin mempertahankan diri sangat berperan dan mendorong mereka untuk mempertahankan negerinya, tempat dimana mereka hidup dan menggantungkan diri.
Dari sinilah cikal bakal tumbuhnya ikatan nasionalisme. Ikatan Ini paling lemah dan rendah nilainya, sebab banyak dijumpai pula dalam dunia binatang dan burung-burung. Ikatan ini senantiasa emosional sifatnya, dan muncul ketika ada pihak asing yang hendak
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Selasa, 19 Agustus 2008

Dirgahayu RI Ke-63


63 tahun yang lalu dengan peluh keringat, darah dan air mata bangsa dan negara ini diproklamirkan. Tanpa tujuan apapun para pejuang bangsa mengorbankan jiwa dan raga mereka. Hanya satu tujuan mereka, yaitu Indonesia merdeka.
"Bangsa yang besar adalah bangsa yang mau menghormati dan menghargai jasa para pahlawannya," begitulah yang diucapkan Bung Karno sang proklamator RI. Namun, seiring berjalannya waktu perjalanan bangsa inisepertinya mengalami titik balik yang nyata. Bagaimana tidak, para pemimpin bangsa yang dahulu kala berjuang sepenuh tenaga untuk bangsa dan tanah air tercinta kini berubah dan digantikan menjadi para pemimpin bangsa yang
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Ryan Sang Jagal


Siapa yang tidak kenal Ryan, jagal muda dari Jombang yang memiliki banyak 'kelebihan'. Ya, kelebihannya terletak pada kelihaiannya memperdayai para korban, hingga berlangsung lama dan berulang belasan kali.
Bila saja kasus mutilasi mayat dalam koper di Ragunan tidak terungkap, barangkali hingga kini Ryan masih bebas melenggang mencari korban-korban baru. Daftar sebelas korban tewas yang telah ditemukan jasadnya oleh polisi ini mungkin akan semakin bertambah panjang.

Tak ada yang menyangka, Very Idam Heryansyah, seorang pemuda lemah lembut dari sebuah kampung kecil di Jombang ini adalah seorang pembunuh. Dilihat dari postur tubuhnya, Ryan tidak tampak seperti sosok penjahat yang biasa digambarkan dalam film-film. Ryan tampak seperti orang normal kebanyakan. Tapi menurut keterangan orang-orang terdekatnya, Ryan memang cukup sensitif dan cenderung senang menggunakna kekerasan untuk mencapai keinginannya.

Benarkah Ryan seorang psikopat? atau ada hal lain yang menyebabkan dia melakukan kejahatan tersebut, seperti motif ekonomi atau lainnya?

Psikopat, berasal dari kata psycho pathology. Psycho berarti jiwa, pathology berarti penyakit. Sayangnya, tidak ada yang bisa tahu persis penyakit jiwa, karena tidak terlihat seperti penyakit fisik pada umumnya. Kelembutan tutur kata dan gantengnya wajah bukan ukuran sehat atau tidak. Jadi mulai sekarang, kita harus waspada terhadap siapa pun yang orang yang kita kenal maupun yang tidak kita kenal. Sebab, siapa tahu selain Ryan Jombang yang satu ini tentu masih banyak Ryan-Ryan yang lain di sekitar kita.

Polisi terlambat
Kita sekarang bisa bernafas lega, sebab pihak kepolisian telah berhasil menangkap orang super bengis tersebut. Bayangkan bila polisi tidak segera mengetahui tindakan sadistis ini? mungkin saya, anda atau saudara kita yang akan menjadi korban selanjutnya.

Namun, keberhasilan polisi dalam mengungkap kejahatan rapi tersebut harus dihadapkan pada pertanyaan, mengapa setelah sekian banyak korban berjatuhan polisi baru mengetahui semua kejahatan Ryan. Mengapa tidak ada penyelidikan yang mendalam ketika ada laporan masyarakat tentang keluarganya yang hilang sejak akhir tahun lalu?

Dari kasus tersebut, kita memang patut memberikan acungan jempol atas kinerja kepolisian namun kita juga harus lebih menekankan tugas kepada polisi untuk benar-benar menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat. Kondisi bangsa yang morat-marit seperti sekarang ini memang akan menyebabkan setiap individu yang memang individualis, memikirkan diri sendiri sehingga kewaspadaan dari diri kita masing-masing dan peningkatan kinerja kepolisian dalam menghalangi dan memberantas kejahatan perlu ditingkatkan. Klik Untuk Baca Selengkapnya

Senin, 21 Juli 2008

Sistem Politik di Indonesia














Sistem Politik Indonesia

Banyak di antara kita yang saat ini bergelut dengan dunia politik, akan tetapi banyak pula di antara kita yang tidak mengetahui apa itu politik. Kadang kita hanya menjadikan politik sebagai alat untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, utamanya kedudukan dan kekayaan. Benarkah demikian? apakah hanya itu? lantas mengapa seakan kehidupan ini semuanya tunduk pada kesepakatan politik para tokoh yang katanya meeruapakan tokoh politik...?

Di bawah ini penulis akan menuliskan beberapa pengertian tentang sistem politik dan lembaga-lembaga negara.

Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik, di mana kedaulatan berada di tangan rakyat dan dijalankan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensil, di mana Presiden berkedudukan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.
Para Bapak Bangsa (the Founding Fathers) yang meletakkan dasar pembentukan negara
Indonesia, setelah tercapainya kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Mereka sepakat menyatukan rakyat yang berasal dari beragam suku bangsa, agama, dan budaya yang tersebar di ribuan pulau besar dan kecil, di bawah payung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Indonesia pernah menjalani sistem pemerintahan federal di bawah Republik Indonesia Serikat (RIS) selama tujuh bulan (27 Desember 1949 - 17 Agustus 1950), namun kembali ke bentuk pemerintahan republik. Setelah jatuhnya Orde Baru (1996 - 1997), pemerintah merespon desakan daerah-daerah terhadap sistem pemerintahan yang bersifat sangat sentralistis, dengan menawarkan konsep Otonomi Daerah untuk mewujudkan desentralisasi kekuasaan.

Undang-undang Dasar 1945
Konstitusi Negara Indonesia adalah Undang-undang Dasar (UUD) 1945, yang mengatur kedudukan dan tanggung jawab penyelenggara negara; kewenangan, tugas, dan hubungan antara lembaga-lembaga negara (legislatif, eksekutif, dan yudikatif). UUD 1945 juga mengaturhak dan kewajiban warga negara.
Lembaga legislatif terdiri atas Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang merupakan lembaga tertinggi negara dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Lembaga Eksekutif t erdiri atas Presiden, yang dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh seorang wakil presiden dan kabinet. Di tingkat regional, pemerintahan provinsi dipimpin oleh seorang gubernur, sedangkan di pemerintahan kabupaten/kotamadya dipimpin oleh seorang bupati/walikota.
Lembaga Yudikatif menjalankan kekuasaan kehakiman yang dilakukan oleh Mahkamah Agung
(MA) sebagai lembaga kehakiman tertinggi bersama badan-badan kehakiman lain yang berada di bawahnya. Fungsi MA adalah melakukan pengadilan, pengawasan, pengaturan, memberi nasehat, dan fungsi adminsitrasi.
Saat ini UUD 1945 dalam proses amandemen, yang telah memasuki tahap amandemen keempat. Amandemen konstitusi ini mengakibatkan perubahan mendasar terhadap tugas dan
hubungan lembaga-lembaga negara.

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
Fungsi pokok MPR selaku lembaga tertinggi negara adalah menyusun konstitusi negara;
mengangkat dan memberhentikan presiden/wakil presiden; dan menyusun Garis-garis Besar
Haluan Negara (GBHN).
Fungsi pokok MPR yang disebut di atas dapat berubah bergantung pada proses amandemen
UUD 1945 yang sedang berlangsung. Jumlah anggota MPR adalah 700 orang, yang terdiri atas 500 anggota DPR dan 200 anggota Utusan Golongan dan Utusan Daerah, dengan masa jabatan lima tahun.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
Selaku lembaga legislatif, DPR berfungsi mengawasi jalannya pemerintahan dan bersama-sama dengan pemerintah menyusun Undang-undang. Jumlah anggota DPR adalah 500 orang, yang dipilih melalui Pemilihan Umum setiap lima tahun sekali.

Presiden/Wakil Presiden
Presiden Republik Indonesia memegang pemerintahan menurut UUD 1945 dan dalam melaksanakan kewajibannya, presiden dibantu oleh seorang wakil presiden. Dalam sistem
politik Indonesia, Presiden adalah Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan yang
kedudukannya sejajar dengan lembaga tinggi negara lainnya.
Presiden juga berkedudukan selaku mandataris MPR, yang berkewajiban menjalankan Garis-garis Besar Haluan Negara yang ditetapkan MPR.
Presiden mengangkat menteri-menteri dan kepala lembaga non departemen (TNI/Polri/Jaksa Agung) setingkat menteri untuk membantu pelaksanaan tugasnya.
Dalam UUD 1945 (versi sebelum amandemen) disebutkan bahwa Presiden dan Wakil Presiden
dipilih oleh MPR dengan suara yang terbanyak. Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama masa lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali.

Mahkmah Agung
Mahkamah Agung (MA) adalah pelaksana fungsi yudikatif, yang kedudukannya sejajar dengan lembaga tinggi negara lainnya. MA bersifat independen dari intervensi pemerintah dalam menjalankan tugasnya menegakkan hukum dan keadilan, meski penunjukan para hakim agung dilakukan Presiden.

Lembaga Tinggi Negara Lainnya
Lembaga tinggi negara lainnya adalah Badan Pengawas Keuangan (BPK) dan Dewan
Pertimbangan Agung (DPA).
Fungsi utama BPK adalah melakukan pemeriksaan keuangan pemerintah. Temuan-temuan BPK
dilaporkan ke DPR, selaku badan yang menyetujui Anggaran Pendapatan Belanja Negara
(APBN). DPA berfungsi untuk memberi jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan Presiden yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara, termasuk dalam masalah politik, ekonomi, social budaya, dan militer. DPA juga dapat memberi nasehat atau saran atau rekomendasi terhadap masalah yang berkaitan dengan kepentingan negara.
Anggota DPA diusulkan oleh DPR dan diangkat oleh Presiden untuk masa bakti lima tahun. Jumlah anggota DPA adalah 45 orang.

Pemerintah Daerah
Di tingkat daerah, sebuah provinsi dikepalai oleh seorang gubernur sedangkan
kabupaten/kotamadya dikepalai oleh seorang bupati/walikota. Saat ini terdapat 30 provinsi dan 360 kabupaten/kotamadya.
Sejak diberlakukannya UU Nomor 22/1999 tentang pelaksanaan Otonomi Daerah pada tanggal 1 Januari 2001, kewenangan pengelolaan daerah dititikberatkan ke Kabupaten, sehingga hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten lebih bersifat koordinasi.
Hubungan lembaga legislatif, eksekutif, dan legislatif di tingkat daerah sama halnya dengan hubungan antarlembaga di tingkat nasional. Contohnya, tugas DPR Tingkat I adalah mengawasi jalannya pemerintahan di tingkat provinsi dan bersama-sama dengan Gubernur menyusun peraturan daerah. Lembaga yudikatif di tingkat daerah diwakili oleh Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri. Klik Untuk Baca Selengkapnya

Senin, 14 Juli 2008

Bangsa dan Negara

Sampul buku Praktik Belajar Kewarganegaraan diterbitkan oleh Center for Civic Education bekerja sama dengan Depdiknas
Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang dianggap memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan/atau sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asal-usul keturunan yang sama. Konsep bahwa semua manusia dibagi menjadi kelompok-kelompok bangsa ini merupakan salah satu doktrin paling berpengaruh dalam sejarah. Doktrin ini merupakan doktrin etika dan filsafat, dan merupakan awal dari ideologi nasionalisme.
Istilah yang ada kaitannya dengan bangsa sebagai berikut:
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Senin, 05 Mei 2008

Jasmerah



Soekarno pernah berkata ‘Jas Merah’ Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Itulah kata bijak dari sang proklamator agar bangsa ini tidak melupakan sejarahnya, tidak meninggalkan pengalaman-pengalaman yang pernah dialami dengan tujuan agar kehidupan kedepan lebih baik daripada hari ini. Akan tetapi sepertinya bangsa ini sudah melupakan kata bijak tersebut, bahkan sepertinya bangsa ini selalu terjebak dalam lubang yang sama. Mengapa semua ini harus terjadi? Mengapa? Oh mengapa ini terjadi?.....? Minggu, 27 Januari 2008 pukul 13.10 WIB langit mendung menyelimuti bangsa tercinta ini, alasannya jelas orang terkuat dari Orde Baru yang dianggap sebagai Bapak Pembangunan H. M Soeharto tutup usia dalam usia 87 tahun. Banyak rakyat Indonesia yang terhenyak sebab dua hari sebelumnya Tim Dokter Kepresidenan menyatakan Kesehatan Bapak Pembangunan tersebut mulai membaik dan rencana hari Minggu dapat di bawa pulang. Pernyataan itu memang benar, akan tetapi
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Selasa, 04 Maret 2008

Kronologi Sejarah Indonesia

Sejarah Indonesia meliputi suatu rentang waktu yang sangat panjang yang dimulai sejak zaman prasejarah oleh "Manusia Jawa" pada masa sekitar 500.000 tahun yang lalu. Periode dalam sejarah Indonesia dapat dibagi menjadi lima era: era pra kolonial, munculnya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha serta Islam di Jawa dan Sumatera yang terutama mengandalkan perdagangan; era kolonial, masuknya orang-orang Eropa (terutama Belanda) yang menginginkan rempah-rempah mengakibatkan penjajahan oleh Belanda selama sekitar 3,5 abad antara awal abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20; era kemerdekaan, pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (1945) sampai jatuhnya Soekarno (1966); era Orde Baru, 32 tahun masa pemerintahan Soeharto (19661998); serta era reformasi yang berlangsung sampai
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Sabtu, 01 Maret 2008

Sejarah Hanya Romantika

Menarik sekali membaca tulisan dari Wawancara dengan Tokoh Sejarahwan yang satu ini, gaya bicaranya yang lugas, ceplos dan penuh makna. Tulisan ini saya sadur dari harian Tempo. Jadi terima Kasih harian Tempo. dan bagi anda silahkan baca informasi di bawah ini.



Anhar Gonggong "Sejarah Kita Cuma Romantika"ADA kata bijak: sejarah adalah guru kehidupan. Tapi, pelajaran sejarah di sekolah kita justru membingungkan. Sejumlah fakta sejarah, yang sempat "hilang" dalam kurikulum di masa rezim orde baru, kini menjadi problem. Bahkan, para guru sejarah pun banyak yang mengeluh, betapa sulit menerangkan kepada murid tentang sejarah Indonesia kontemporer. Misalnya saja, peran Soeharto dalam peristiwa 1965, jatuhnya Orde Baru dan
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Kamis, 28 Februari 2008

Indonesiaku





Klik Untuk Baca Selengkapnya

INDONESIAKU INDONESIAMU












Negeri yang elok dengan keanekaragaman hayatinya
Sejuknya alam raya membuat negeri ini bagai syurga
Tapi.....
Kini bagaikan kubangan hina
bencana di mana-mana

Inikah Indonesiaku Indonesia yang merdeka
Indonesia yang kaya raya
indonesia yang jaya

Inikah Indonesiaku?
Inikah Indonesiamu? Klik Untuk Baca Selengkapnya

Rabu, 30 Januari 2008

Belajar Dari Sejarah

Soekarno pernah berkata ‘Jas Merah’ Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Itulah kata bijak dari sang proklamator agar bangsa ini tidak melupakan sejarahnya, tidak meninggalkan pengalaman-pengalaman yang pernah dialami dengan tujuan agar kehidupan kedepan lebih baik daripada hari ini. Akan tetapi sepertinya bangsa ini sudah melupakan kata bijak tersebut, bahkan sepertinya bangsa ini selalu terjebak dalam lubang yang sama. Mengapa semua ini harus terjadi? Mengapa? Oh mengapa ini terjadi?.....?
Minggu, 27 Januari 2008 pukul 13.10 WIB langit mendung menyelimuti bangsa tercinta ini, alasannya jelas orang terkuat dari Orde Baru yang dianggap sebagai Bapak Pembangunan H. M Soeharto tutup usia dalam usia 87 tahun.
Klik Untuk Baca Selengkapnya

ADA APA DENGAN INDONESIA

Apakah kita masih percaya pada cerita pewayangan? Dimana dalam setiap jalan ceritanya selalu ada babak goro-goro? apakah kita percaya apa yang terjadi pada bangsa Indonesia akhir-akhir ini merupakan bagian dari goro-goro itu? Inikah yang dinamakan jaman kalabendu? Jaman dimana terjadi serba ketidak-aturan, jaman yang tidak lagi memiliki arah, yang benar disalahkan dan yang salah malah diagung-agungkan.
Haruskah kita bertanya kepada rumput yang bergoyang (para kyai dan pemuka agama) sementara mereka sendiri bingung dengan kejadian demi kejadian yang terjadi. Lantas kepada siapa lagi kita harus bertanya dan apakah kita masih percaya bahwa setelah adegan goro-goro tersebut akan datang sebuah masa tentram, aman, damai dan sejahtera?
Sejak 26 Desember 2004, bangsa Indonesia sepertinya tidak pernah lepas dari
Klik Untuk Baca Selengkapnya

Beasiswa Pascasarjana

http://www.beasiswapascasarjana.com/2012/03/beasiswa-s2-guru-kepsek-dan-pengawas.html

Kemdikbud

Informasi tentang pendidikan, seputar Beasiswa dan perkembangan pendidikan di Indonesia

Detik.com

Apa Anda Termasuk orang yang cerdas?

Bila anda merasa sebagai bagian orang-orang yang cerdas, apa yang akan anda lakukan dengan kecerdasan anda tersebut?
Apakah akan anda gunakan kecerdasan anda tersebut untuk kebaikan umat manusia, atau hanya untuk anda sendiri atau malah untuk mencelakai manusia lainnya?
Silahkan kirimkan koment anda! Pro ataupun kontra, akan kami tampung sebagaimana kami menghargai kecerdasan sebagai sebuah misteri yang akan selalu ada di dunia ini.

Post Populer

About This Blog

Blog ini dibuat dengan kesengajaan, memang di rekayasa sedemikian rupa dengan tujuan membuat para pembaca tertarik, ikut memberikan sumbangan pemikiran demi kemajuan bersama.
Segala macam isi yang ada dalam tiap halaman blog ini diluar tanggungjawab admin.
Author menerima kritik dan masukan demi perbaikan blog ini.
Selamat berselancar

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP